Banyak metode pencuritan identitas dan kartu kredit ataupun bank card salah satu nya adalah menggunakan metode RFID clone yang alat nya banyak dijual di pasaran.
contoh ilustrasi pencurian data RFID menggunakan metode RFID clone
nah bagaimana cara mengatasi nya disini gw jelasin 2 metode nya :
1. GUNAKAN PRODUK-PRODUK YANG ADA FITUR ANTI RFID
cara yang gak pake ribet ya gampang aja tinggal beli produk-produk yang sudah anti RFID seperti Dompet, Tas, Card Holder dan sejenis nya.
contoh Produk-produk yang anti RFID :
contoh TAS yang ada anti RFID
Contoh Dompet ataupun Cardholder yang sudah ada fitur Anti RFID
Kartu RFID Blocking dibuat khusus untuk dompet yang udah ketinggalan jaman dan bulukan yang tidak ada fitur anti RFID nya tinggal diselipin aja kartu ini ke dompet nya maka otomatis sudah menghalagi scanner-scanner RFID cloner nya para penjahat dan carder.
dan ini adalah contoh produk Anti RFID yang disebut RFID Blocking Sleeve yang fungsi nya sama dengan kartu RFID Blocker tadi hanya saja penggunaan dan bentuk nya saja yang beda dan tentu saja RFID Blocking Sleeve ini harga nya murah sekali dan banyak yang jual juga.
contoh video uji coba produk yang ada fitur anti RFID nya
2. MENGGUNAKAN ALUMUNIUM FOIL
Membeli produk yang ada anti RFID memang harga nya banyak yang mahal dan juga buat yang males keluarin duit ataupun yang emang beneran kismin ada cara lain cara yang kedua yaitu menggunakan alumunium foil bisa beli di supermarket atau minimarket kalo pun gak kebeli atau malas beli ya lu minta aja ama emak lu atau tetangga lu ataupun ama koki restoran pasti ada itu di dapurnya.
ataupun ambil aja bungkusan makanan trus selipin di dompet atau tas lu wkwkwkkw ne contoh makanan yang menggunakan bungkusan alumunium foil.
berikut ini video uji coba alumunium foil untuk block sinyal RFID
nah itulah dia Cara Melindungi RFID Dari Perangkat RFID Clone bagaimana dengan situasi nya di indonesia apakah ada pelaku carder menggunakan metode RFID Clone ini ? gw sih tau nya pemain Carder indonesia rata-rata pemalas dan nyali nya untuk beraksi di dunia nyata gak berani kebanyakan sih begitu namun bukan berarti lu kalem-kalem aja kali ya betul lu juga harus menggunakan metode anti RFID ini karea ATM dan KTP sekarang sudah pakai Chip dan RFID.
Sekali lagi gw jelasin walaupun carder indonesia gak sampai bermain RFID ginian tapi perlu lu ingat Carder-Carder dari Nigeria, China, Rusia, Amerika, Romania, dan Negara lainnya bisa aja singgah di Indonesia cuma buat mainan ATM Skimming dan RFID Clone.
RFID (bahasa Inggris: Radio Frequency Identification) atau Identifikasi Frekuensi Radio adalah sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut label RFID atau transponder untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh. Label atau kartu RFID adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dalam sebuah produk, hewan atau bahkan manusia dengan tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang radio. Label RFID berisi informasi yang disimpan secara elektronik dan dapat dibaca hingga beberapa meter jauhnya. Sistem pembaca RFID tidak memerlukan kontak langsung seperti sistem pembaca kode batang (bahasa Inggris: barcode).
Label RFID terdiri atas mikrochip silikon dan antena. Beberapa ukuran label RFID dapat mendekati ukuran sekecil butir beras.Label yang pasif tidak membutuhkan sumber tenaga, sedangkan label yang aktif membutuhkan sumber tenaga untuk dapat berfungsi.
Sebuah sistem identifikasi frekuensi radio menggunakan tag atau label
yang dipasang pada objek untuk diidentifikasi. Radio dua arah
pemancar-penerima, dimana disebut sebagai pemeriksa atau pembaca,
mengirimkan sinyal ke tag lalu membaca responnya. Umumnya, pembaca
mengirimkan hasil pengamatan tersebut ke sistem komputer yang
menjalankan perangkat lunak atau perangkat lunak tengah RFID.
Informasi Tag disimpan secara elektronik di dalam memori
non-volatil. Tag RFID mencakup pemancar dan penerima frekuensi radio
kecil. Sebuah pembaca RFID mengirimkan sinyal radio yang dikodekan untuk
memeriksa tag. Lalu, tag menerima pesan dan merespon informasi yang
diidentifikasinya. Ini mungkin hanya terjadi untuk tag dengan nomor seri
khusus, atau mungkin untuk sebuah produk yang berkaitan dengan
informasi seperti jumlah stok, lot atau nomor tumpak, tanggal produksi,
atau informasi spesifik lainnya.
Ada tiga jenis label RFID: label RFID aktif, label RFID pasif, dan label RFID semi-pasif.
Label RFID aktif biasanya lebih besar dan lebih mahal untuk diproduksi karena memerlukan sumber listrik. Label RFID aktif memancarkan sinyalnya ke pembaca label dan biasanya lebih andal dan akurat daripada label RFID pasif. Label
RFID aktif memiliki sinyal lebih kuat sehingga dapat digunakan
pemakaiannya di lingkungan yang sulit terjangkau seperti di bawah air, atau dari jauh untuk mengirimkan data.
Label Pasif RFID tidak memiliki pasokan listrik internal dan bergantung pada pembaca RFID untuk mengirimkan data. Sebuah arus listrik kecil diterima melalui gelombang radio oleh antena RFID dan daya CMOS hanya cukup untuk mengirimkan tanggapan. Label
Pasif RFID lebih cocok untuk lingkungan pergudangan di mana tidak ada
banyak gangguan dan jarak yang relatif pendek (biasanya berkisar dari
beberapa inci sampai beberapa meter). Karena tidak ada sumber daya internal, label pasif RFID lebih kecil dan lebih murah untuk diproduksi.
Label Semi-pasif RFID mirip dengan label RFID aktif. Label semi-pasif RFID memiliki sumber daya internal, tetapi tidak memancarkan sinyal sampai pembaca RFID mentransmisikannya terlebih dahulu.
Sebuah label RFID dapat ditempelkan ke sebuah objek dan digunakan untuk melacak dan mengelola inventaris, aset, orang, dan lain-lain. Sebagai contoh, label RFID bisa ditempelkan di mobil, peralatan komputer, buku-buku, ponsel, dan lain-lain.
RFID menawarkan keunggulan dibandingkan sistem manual atau penggunaan kode batang. Label dapat dibaca jika melewati dekat pembaca label, bahkan jika pembaca tertutup oleh objek atau tidak terlihat. Label dapat dibaca di dalam sebuah wadah, karton, kotak atau lainnya. Label RFID dapat membaca ratusan pada satu waktu, sedangkan kode batang hanya dapat dibaca satu per satu.
RFID dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti:
Manajement Akses
Pelacakan barang
Pengumpulan dan pembayaran toll tanpa kontak langsung
Mesin pembaca dokumen berjalan
Pelacakan identitas untuk memverifikasi keaslian.
Pelacakan bagasi di bandara
contoh perangkat RFID
APA MANFAAT NYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI ?
Manfaat RFID dalam Kehidupan sehari-hari menurut gw adalah :
1. Kartu RFID Mempermudah Dalam Transaksi Pembayaran Sehingga Tidak memerlukan uang dan tidak memerlukan input PIN yang biasa digunakan dalam transaksi menggunakan kartu lainnya
Ciri-ciri jika kartu kredit dan kartu ATM kalian memiliki teknologi RFID adalah seperti gambar dibawah ini.
Contoh salah satu Bank di Indonesia yang sudah support dengan teknologi RFID
2. Dalam penggunaan Smarthome RFID juga memiliki peran di dalamnya yaitu pintu-pintu yang menggunakan kunci RFID lebih mudah digunakan daripa menggunakan kunci pintu biasa dan salah satu fitur sistem keamanan smarthome adalah menggunakan teknologi RFID.
contoh sistem pintu yang menggunakan teknologi RFID
apa kelebihan Pintu yang menggunakan RFID ?
Penggunakan Sistem Penguncian Dengan Kartu RFID Lebih Efisien Daripada Menggunakan Kunci Konvensional tinggal tempel kartu RFID nya dan pintu pun langsung terbuka dan dapat Mencegah Maling yang bisa bobol lubang kunci pintu konvensional dengan metode lock picking.
3. Dalam aktivitas Perkantoran didalam perusahaan jika perusahaan nya menggunakan RFID di tiap panel pintu nya setiap karyawan dan direksi kantor diberikan kartu akses RFID nya dan sistem seperti ini mempermudah manajemen perusahaan selain untuk akses pintu kartu RFID nya juga bisa digunakan untuk absensi.
4. Di Jalan-jalan TOL dan Transportasi umum pun sudah menggunakan RFID sebagai media transaksi nya sehingga proses pembayaran lebih cepat dan tidak lama antrian nya.
Contoh penggunaan RFID di dalam Transportasi umum
contoh penggunaan RFID di gerbang Tol
SEBERAPA BESAR KAH RESIKO NYA ?
Resiko nya menurut gw adalah :
1. Data yang ada di kartu dan perangkat RFID bisa di clone oleh hacker
berikut video nya
2. RFID sangat rentan terhadap Identity Theft atau pencurian Identitas
Karena teknik dan metode Cloning RFID sangat banyak diluar sana hal ini sangat membantu para pelaku pencurian identitas. Karena saat ini KTP dan Passport di berbagai negara sudah menggunakan teknologi RFID hal ini yang memicu marak nya aksi pencurian identitas oleh para pelaku Social Engineering dan Hacker yang tentu saja sangat merugikan.
Para Carder dan pencuri kartu kredit juga menggunakan metode RFID cloning untuk mencuri kartu kredit yan menggunakan teknologi RFID sebagai alternatif dari aksi carding yang dianggap kurang efisien yaitu menggunakan Scampage dan Mailer.
Untuk mengatasi nya gw jelasin di artikel berikut nya.